Arsitektur nusantara | Struktur & Konstruksi

Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Nusantara adalah kepulauan jiwa kegotongroyongan? Bisa jadi makin banyak yang tak memahaminya. Ratenggaro, Sumba Barat Daya, Oktober 2011, menjadi saksi semangat berkehidupan bersama, senasib sepenanggungan. Asas gotongroyong tak kenal ajaran tentang “stake holders”, saling-meminta, apalagi mengemis. Tapi saling memberi.
Readers 1575
Peneliti, Lab Arsitektur Nusantara FTUB
Dampak Politik Tanam Paksa di Jawa 1830-an sungguh dahsyat dan terasa hingga kini. Bukan hanya mengubah batang-batang tebu Jawa menjadi keping-keping gulden, tetapi juga mengkolonisasi arsitektur rumah rakyat. Pelopor perubahan umumnya adalah para juragan pemilik lahan tebu yang dulu, diberi posisi penting di pabrik. Lewat posisi itu ”ide pembaharuan” (baca: kolonisasi langgam arsitektural) menyebar ke kalangan rakyat.
Readers 1713
Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Rumah adat lobo, rumah musyawarah suku Kulawi, mengapa tak dipelajari? Bukan untuk kembali ke masa lalu. Tetapi untuk memetik kemanfaatnya bagi generasi kini dan mendatang, yang menghadapi tantangan sangat serius. Yaitu hilangnya rasa kebersamaan dalam masyarakat. Rumah lobo mengajar generasi muda bangsa, bagaimana temali masyarakat pernah diwujudkan dalam musyawarah.
Readers 1920
WebMaster 4archiculture
Ketika tak mendapati pohon yang lurus, ya seadanya. Itulah yang dinyatakan dengan kegotongroyongan murni di Desa Ratenggaro, Sumba, Oktober 2011. Jangan harap itu terjadi di kota-kota besar di Jawa. Pertanyan mendasar: standar konstruksi bangunan siapa yang selama ini kita pakai? Bagaimana agar seluruh potensi masyarakat dan alam Nusantara dapat ditumbuh-kembangkan? Jika tak terjawab, itulah petaka untuk dunia arsitektur kita.
Readers 1506
Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Kerusakan lingkungan ternyata bisa "bersinergi". budaya, sekaligus pertanian. Di Trowulan, produksi bata-merah membuktikannya. Trowulan membuat Majapahit terkenal karena ciri khas teknik konstruksi batu-merahnya. Trowulan sekarang juga masih terkenal sebagai produsen batu-merah terbaik di Jawa timur. Tetapi penggalian tanah meter demi meter pasti mengubah ekologi dan ruralscape.
Readers 1755
WebMaster 4archiculture
Arsitektur bukanlah sesuatu yang telah selesai. Pasti ada perubahan. Eko Prawoto sering memakai istilah “ephemeral”, bersifat sementara; arsitektur, baginya bersifat “open ended”. Arsitektur adalah sekedar jembatan bambu untuk menyeberangkan kehidupan. Apa yang bertahan? Materinya atau konsepnya? Apa salahnya mengganti konstruksi jembatan bambu jika kemampuannya terbatas? Siapa takut? Lihatlah pengalaman Toraja diatas.
Readers 1257
Ikuti Tidak ikuti rubrik ini

Artikel Terkait

Sayangnya, kita seperti tidak mau tahu kalau diri kita tak tahu warisan itu.