WebMaster 4archiculture
Kobaran api melahap 46 rumah warga adat Kampung Dukuh di Desa Ciroyom Kecamatan Cikelet, sekitar 140 km arah selatan dari pusat Kota Garut, Sabtu 10 September 2011. Rumah adat dihuni sekitar 170 jiwa itu, terbakar sekitar tiga jam. Tragedi itu juga memusnahkan sebuah bangunan madrasah, mushola --bahkan dipastikan memusnahkan pula benda-benda pusaka bersejarah Kampung Dukuh Dalam dan Luar .
Readers 1646
Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Masyarakat Dayak punya ilmu tersendiri untuk menangani hutan, ruang hunian mereka. Sebelumnya, pasti para pewaris rimba Kalimantan itu ”membaca”-nya dengan peka. “Hak berilmu” bukanlah monopoli kampus dan birokrat saja. Celakanya, dengan “hak berilmu”-nya, manusia kota menuding, bahwa merekalah penyebab kerusakan. Bagaimana dengan sawit? Silakan telusuri dampak perkebunan sawit terhadap ekologi hutan tropis Kalimantan.
Readers 4247
Ikuti
Tidak ikuti rubrik ini


