Branding and Conceptual Media, 4archiculture.net Web Developer
Setelah berupaya hampir selama 4 bulan, www.4archiculture.net akhirnya bisa menerbitkan "maket digital" Arsitektur Nusantara. Tentu, kami mengharapkan dapat mengkover seluruh Nusantara. Tak mengapa bercita-cita tinggi, meski sekarang baru selesai 1 projek, yaitu Rumah Kudus. Maket Digital kami dibangun berbasis fenomena nyata (dimensi, bahan, warna, tekstur, dll detil) menurut suatu survai teliti.
Readers 1014
2012-11-24 09:59:05
tags : Galeri Karya,Simulasi Bangunan,Ragam-Rupa,Pelestarian,Digital Media,Tutorials
0
tags : Galeri Karya,Simulasi Bangunan,Ragam-Rupa,Pelestarian,Digital Media,Tutorials
WebMaster 4archiculture
Ilmu bukanlah tulisan teoritis yang diseminarkan atau rangkaian-lisan di depan kelas. Itu baru pengetahuan. Karya para”arsitek” di Dusun Ngibikan, desa yang hancur porak poranda semasa gempa tahun 2006; mereka yang belum pernah belajar design by (day-)lighting atau sustainable design secara kultural di bangku kuliah.
Readers 1769
Branding and Conceptual Media, 4archiculture.net Web Developer
Dengan teknologi HTML5, berbagai media seperti video, music, image sangat mudah hadir ke hadapan kita melalui modern web browser. Arsitek dan desainer punya tiga problem. Pertama, membaca potensi lingkungan manusia dan alam. Kedua, merumuskannya jadi konsep. Ketiga, mesti mengkomunikasikan desainnya dengan tepat dan bijak. Bagaimana HTML5 membantu memecahkan masalah terakhir itu?.Pemanfaatan media internet untuk menyajikan image secara konvensional, mempunyai keterbatasan.
Readers 2513
Dept. of Architecture, Brawiaya University
Malang membranding kotanya dengan tagline kota pendidikan dan wisata. Seperti apa praktiknya? Lihatlah Jatim Park, BNS, Secret Zoo, Alun-Alun, dan rentetan mall serta cafe. Tidak kesemuanya menyajikan fungsi pendidikan, bahkan lebih cenderung sebagai pelampiasan gaya hidup hedonisme. Hadirnya fasilitas seperti iNES Art Museum diharapkan dapat memperkuat brand Kota Malang sebagai kota pendidikan.
Readers 2553
Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Karya seni untuk memperjuangan hak kemanusiaan adalah suatu keniscayaan. Bagi saya, ia bukan seniman saja. Tetapi, Ai Weiwei adalah pemberontak yang bangkit ketika kesetimbangan individualisme-kolektivisme kehidupan di lingkungannya sekarat. Tapi percayalah, sekuat apa pun penguasa sebuah negeri, ia mustahil membunuh fitrah manusia. Apakah fitrah manusia?.
Readers 1612
Penulis Buku "Merah-Putih Arsitektur Nusantara"
Manusia pasti rindu pada alam, ketika nurani hatinya berteriak jujur. Museum Teshima, karya Ryue Nishizawa, co-founder SANAA, penerima Pritzker Prize 2010 -“Nobel di bidang Arsitektur”- adalah bukti yang ke sekian bahwa keindahan desain arsitektur ternyata bersandar penuh pada alam. “Akrobat bentuk” adalah sekedar permukaan kasat mata kepala.
Readers 1910
Ikuti
Tidak ikuti rubrik ini










